Aku tidak tahu apa yang terjadi kemarin, teman..
tapi kulihat semua kecurigaanmu luluh dengan pertemuan itu
ku bersyukur pengorbananku memanggilmu
berujung dengan kebahagianmu
bahkan kau mengatakan tetes air mata mengalir di masing-masing pipi kalian
tetes air mata yang menyiratkan kebahagiaan,
kesedihan,
kegelisahan, dan juga rasa bersalah
aku tidak tahu apakah itu benar
karena kalian selalu menutup diri di depan ku, teman
aku tidak tahu apakah kalian sengaja bersikap bahagia
ketika melihatku begitu terpengaruh
aku senang
jika memang itu bukan pura-pura saja
tak kupikirkan lembaran-lembaran uang yang terbang dari saku ku
hanya untuk membuatmu bertemu dengannya
dan berbicara...
ya berbicara...kadang karena jarak yang jauh
kalian jadi begitu lupa
akan kehadiran masing-masing pasangan
kalian menjadi begitu tidak peka
atas perasaan masing-masing pasangan
smoga pertemuan singkat itu melegakan hatimu
karena terakahir kau katakan
"aku sedih karena memikirkan bahwa aku harus meninggalkannya sndiri lagi..."
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar